Berita

Loading...

Senin, 14 November 2011

Definisi Audit Internal

Berdasarkan Standars for the Professional Practice of Internal yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors atau IIA (1978), audit internal didefinisikan sebagai berikut : "Internal auditing is an independent apprisial function established ithin organization to examine and evaluate its activities as a service to the organization" (Audit internal adalah fungsi penilaian independen yang dibentuk dalam perusahaan untuk memeriksa dan mengevaluasi aktivitas-aktivitasnya sebagai jasa yang diberikan kepada perusahaan).


Pada tahun 2009, Board of Directors IIA memberikan definisi baru audit internal sebagai berikut : "Internal Auditing is an independent objectives assurance and consulting activity designed to add value and improve an organization's operatives. It helps an organization accomplish its objectives by bringing a systematic, disciplined approach to evaluate and improve effectiveness of risk management, control and governance process".
Jika diartikan adalah sebegai berikut : " Audit Internal adalah aktivitias independen, keyakinan obyektif dan konsultasi yang dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasi organisasi. Audit tersebut membantu organisasi mencapai tujuannya dengan menetapkan pendekatan yang sistematis dan berdisiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pengelolaan risiko, kecukupan pengendalian dan pengelolaan organisasi".

Definisi Lama
Definisi Baru
Fungsi penilaian independen
Aktivitas konsultasi dan keyakinan obyektif yang dikelola secara independen.
Memeriksa dan mengevaluasi aktivitas-aktivitasnya sebagai jasa yang diberikan kepada perusahaan
Dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasi organisasi
Membantu anggota organisasi dalam pelaksanaan tanggungjawab mereka secara efektif.
Membantu organisasi mencapai tujuannya.
Meningkatkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang masuk akal.
Mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pengelolaan risiko, kecukupan pengendalian dan pengelolaan organisasi.

Referensi : Drs. Amin Widjaja Tunggal, Ak. MBA. “Risk Based Auditing Konsep & Kasus”

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More